SUNYI YANG ABADI

Gemerlap padang kesunyian datang

Membisikkan hokum kekekalan abadi

Yang tak sanggup aku dispersikan

Meski berjuta prisma simpul tiga mencoba

 

Matahari termakan oleh bulan

Hinnga esok bulan tertelan olehnya

Sinarnya yang bisu berkata pilu

Meniupkan sebulir kata-kata sendu

 

Aku tetap membeku disini

Di kutub utara dalam balok ini

Hingga tak sepasang mata menerawang

Mengantarku dalam keabadian

(alhazmy)

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.